Welcome to The Jungle of Community
 
IndeksIndeks  GalleryGallery  CalendarCalendar  FAQFAQ  AnggotaAnggota  GroupGroup  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  Login  
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
ChatMover

ShoutMix chat widget
Latest topics
Top posters
PutRa
 
c4rtenz
 
Adhy_jog
 
Bad_down
 
Ngadimin
 
josatriani
 
Kodhok
 
cnugh
 
ferdy_aja
 
andika75
 
Banner Link
Mig33Java Community

Mig33Java Forum Community

Share | 
 

 Realita dibalik glamour AFI (Akademi Fantasi Indonesia)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
ferdy_aja
Brigadir Jenderal
Brigadir Jenderal


Male
Jumlah posting : 471
Age : 29
Lokasi : ngajogjakarta & kota semerbak
Mig33 Username : ferdy_aja
Registration date : 22.05.08

PostSubyek: Realita dibalik glamour AFI (Akademi Fantasi Indonesia)   Wed Dec 17, 2008 2:18 am

Cerita ini q ambil dari sebuah blog,alamat blog tersebut dapat anda lihat dihalaman paling bawah...


Berikut adalah cerita yang benar-benar terjadi di kehidupan nyata. Hal ini terjadi pada Akademi Fantasi Indonesia (AFI) dan program sejenisnya. Posting ini bukan pengalaman penulis pribadi, tetapi adalah pengalaman dari teman-teman yang memang berhubungan langsung dengan tokoh yang diceritakan. Sekali lagi kami nyatakan, Cerita ini benar-benar NYATA dan mempunyai nilai yang sebenar-benarnya.Begini ceritanya :

Dua hari yang lalu gw ketemu dengan salah seorang AFI (Akademi Fantasi Indosiar). Selain lepas kangen (he..he) gw juga dapat cerita seru dari kehidupan mereka. Di balik image mereka yang gemerlap saat manggung atau ketika nongol di teve, kehidupan artis AFI sangat memprihatinkan. Banyak di antara mereka yang hidup terlilit utang ratusan juta rupiah. Pasalnya, orang tua mereka ngutang ke sana-sini buat menggenjot sms putera-puteri mereka. Bisa dipastikan tidak ada satu pun kemenangan AFI itu yang berasal dari pilihan publik.

Kemenangan mereka ditentukan seberapa besar orang tua mereka anggup menghabiskan uang untuk sms. Orang tua Alfin dan Bojes abis 1 M. Namun mereka orang kaya, biarin aja. Yang kasian mah, yang kaga punya duit. Fibri (AFI 005) yang tereliminasi di minggu-minggu awal kini punya utang 250 juta. Dia sekarang hidup di sebuah kos sederhana di depan Indosiar. Kosnya emang sedikit mahal RP 500.000. Namun itu dipilih karena pertimbangan hemat ongkos transportasi. Kos itu sederhana (masih bagusan kos gw gitu loh), bahkan kamar mandi pun di luar. Makannya sekali sehari. Makan dua kali sehari sudah mewah buat Fibri. Kaga ada dugem dan kehidupan glamor, lha makan saja susah.

Ada banyak yang seperti Fibri. Sebut saja intan, Nana, Yuke, Eki, dll. Mereka teikat kontrak ekslusif dengan manajemen Indosiar. Jadi, kaga bisa cari job di luar Indosiar. Bayaran di Indonesiar sangat kecil. Lagian pembagian job manggung sangat tidak adil. Beberapa artis AFI seperti Jovita dan Pasya kebanjiran job, sementara yang lain kaga dapat/jarang dapat job. Maklum artisnya sudah kebanyakan. Makanya buat makan aja mereka susah. Temen gw malah sering dijadiin tempat buat minjem duit. Minjemnya
bahkan cuma Rp 100.000. Buat makan gitu loh. Mereka ga berani minjem banyak karena takut ga bisa bayar.

Ini benar-benar proyek yang tidak manusiawi. Para orang tua dan anak Indonesia dijanjikan ketenaran dan kekayaan lewat sebuah ajang adu bakat di televisi. Mereka dikontrak ekslusif selama dua tahun oleh Indosiar.

Namun tidak ada jaminan hidup sama sekali. Mereka hanya dibayar kalo ada manggung. Itu pun kecil sekali, dan tidak menentu. Buruh pabrik yang gajinya Rp 900.000 jauh lebih sejahtera daripada mereka.

Nah acara ini dan acara sejenis masih banyak, Pildacil juga begitu. Kasian orang tua dan anak yang rela antre berjam-jam untuk sebuah penipuan seperti ini. Seorang anak pernah menangis tersedu-sedu saat tidak lolos dalam audisi AFI. Padahal dia beruntung. Kalau dia sampai masuk, bisa dibayangkan betapa dia akan membuat orang tuanya punya utang yang melilit pinggang, yang tidak akan terbayar sampai kontraknya habis.

Mungkin ada yang tertarik buat ngangkat cerita itu ke media anda? Gw punya nomer kontak mereka. Gaya hidup mereka yang kontras dengan image publik kayanya menarik untuk diangkat. Ini juga penting agar anak-anak dan orang tua di Indonesia kaga tertipu lebih banyak lagi.

JUDI SMS MENGGILAAAA ……

Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan. Tengok saja misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri Cantrik, dsb. Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik. Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS premium…

Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum – Setidaknya sampai saat ini. Mari kita hitung. Satu kali kirim SMS biayanya–anggaplah- - Rp 2000. Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center (Satelindo, Telkomsel, dsb). Sisanya yang 40% untuk “bandar” (penyelenggara) SMS. Siapa saja bisa jadi bandar, asal punya modal untuk sewa server yang terhubung ke Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS ini “bandar” mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak Rp 80.000.000.000 (baca: Delapan puluh milyar rupiah). Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ? rumah senilai 1 milyar, itu artinya bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai “biaya promosi”! Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan
SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, dan “siapa tahu” mendapat hadiah. Kata “siapa tahu” adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa handphone. Pulsa ini dibeli pakai uang.

Artinya : Kuis SMS adalah 100% judi.

Begitu menggiurkannya bisnis ini, sampai-sampai Nutrisari membuat iklan yang saya pikir menyesatkan. Pemirsa televise diminta menebak, “buka” atau “sahur”, lalu jawabannya dikirim via SMS. Ada embel-embel gratis. Ada kata, “dapatkan handphone… ” Saya bilang ini menyesatkan, karena pemirsa televisi bisa menyangka : “Dengan mengirimkan SMS ke nomor sekian yang gratis (toll free), saya bisa mendapat handphone gratis”.

Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat. Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi, hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone!

Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini. Tanpa bantuan anda, kampanye ini akan meredup dan sia-sia belaka.

KATAKAN TIDAK PADA JUDI….. !!!

Berikan Komentar Anda….


Code:
http://www.yauhui.net/realita-dibalik-glamour-afi-akademi-fantasi-indonesia/
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
proff_dr
Prajurit Satu
Prajurit Satu


Male
Jumlah posting : 121
Age : 30
Lokasi : yogyakarta
Mig33 Username : proff_dr
Registration date : 19.07.08

PostSubyek: Re: Realita dibalik glamour AFI (Akademi Fantasi Indonesia)   Wed Dec 17, 2008 2:54 am

Fer, kapan ikutan AFI?



Gandul2 Gandul2 Gandul2

Kta bang haji romha irama, judi haram Hahahaha Hahahaha Hahahaha
terlaluuu
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
andika75
Mayor Jenderal
Mayor Jenderal


Male
Jumlah posting : 399
Age : 27
Lokasi : Brebes
Mig33 Username : andika75
Registration date : 21.03.08

PostSubyek: Re: Realita dibalik glamour AFI (Akademi Fantasi Indonesia)   Wed Dec 17, 2008 4:04 am

memang benar apa yg dikatan diatas, banyak sekali penonton dan para "pemain" acara seperti itu mengalami hal seperti itu karena semua itu hanya permainan orang2 yg di belakang acara itu, intinya mereka hanya memikirkan untuk mendapatkan keuntungan semata.....

apalagi sekarang banyak acara televisi yg berlabel "realita" tapi ternyata isinya cuma rekayasa dari para pembuat acara tersebut misal: termehek-mehek, mata-mata dan masih banyak acara yg laen.....

semoga aja kita sebagai penikmat jagat hiburan tidak selalau di bohongi oleh pihak-pihak yg menginginkan keuntungan semata...

_________________
KONEKSI LEMOT
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
PutRa
Mayor Jenderal
Mayor Jenderal


Male
Jumlah posting : 1467
Age : 29
Lokasi : Ngajogjakarta Berirama
Interest : Makan,Tidur,Browsing,Hang Out
Mig33 Username : Kr-djo/blue_boyz.cool
Registration date : 25.04.08

PostSubyek: Re: Realita dibalik glamour AFI (Akademi Fantasi Indonesia)   Wed Dec 17, 2008 6:40 am

siap ndan Memang Sih Program Seperti AFI,Indonesia Idol,Zodiak dll.Sebenernya Hanya Kedok Bisnis SMS Premium aja.Menurut gw harusnya pemerintah segera mengambil tindakan tegas,karena jika hal tersebut dibiarkan terus berlalu.Yang akan dirugikan tentunya masyarakat.Dan dalam hal ini hanya bersifat menguntungkan bagi suatu perseorangan atau golongan tertentu aja.So smoga aja pemerintah dengan sigap merespons bisnis seperti ini dan segera mengambil kebijakan.Cz program ini termasuk dalam program perjudian

_________________
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://putra-putrablogs.blogspot.com/
Sponsored content




PostSubyek: Re: Realita dibalik glamour AFI (Akademi Fantasi Indonesia)   Today at 7:23 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Realita dibalik glamour AFI (Akademi Fantasi Indonesia)
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Mig33 Java :: OVERLOAD :: Bebas Bicara-
Navigasi: